Iklan

Iklan

Cerbung Gadis Kesayangan Ustadz Part 04

10/08/21, 08:00 WIB Last Updated 2021-10-08T01:00:00Z

Suara langkah kaki terdengar dari arah belakang Aiza merasa ketakutan karena disini sangat sepi.
"Jangan mendekat...! Awh." ucap Aiza berusaha berdiri tetapi tetap gagal.
"Kamu kenapa ada disini dan kaki kamu kenapa?" tanya Ustadz.
"Eh uu-sstadz aku em gak papah kok." Aiza berusaha berdiri lagi namun saat ia berdiri tiba-tiba kakinya keram dan ia hampir terjatuh namun dengan secepat kilat Ustadz memegang pundaknya.
"Astaghfirullah ustadz lepasin aku bukan mahrom," Aiza menjauh dari Ustadz.
"Maaf tapi kaki kamu berdarah ayuk ikut saya," ucap Ustadz lalu ia pergi meninggalkan Aiza.
Aiza berjalan perlahan-lahan karena kakinya benar-benar sakit.
Ruang UKS!
"Ustadzah Kaila maaf ganggu,"
"Eh ustadz Zayyan ada apa?" tanya Ustadzah Kaila pengurus ruang UKS.
"Murid baru saya terluka tolong di urus," ucap Ustadz Zayyan.
"Dimana dia?"
Aiza segera masuk kedalam ruang uks. Ia lalu duduk di atas brankar, ustadz zayyan juga duduk dikursi tunggu. Sementara Ustadzah Kaila membersihkan luka yang ada dikaki Aiza.
"Awh sakit," ringis Aiza.
Ustadz Zayyan terlihat khawatir saat Aiza meringis kesakitan.
"Lain kali hati-hati yah," pesan Ustadzah Kaila.
"Iya ustadzah,"
Setelah selesai membersihkan lukanya. Aiza pamit balik ke kamarnya. Sesampainya dikamar Aiza mengunci pintu lalu membaca surat yang ada ditangannya.
Isi surat dari Syarif✨🌹
'Assalamualaikum Khalisa Aiza Az-zahra'
"Hah dari mana dia tahu nama aku?" batin Aiza saat membaca awal surat dari santri putra yang bernama Syarif.
Aiza melanjutkan bacaannya.
'Pasti ukhti nanya yah kenapa ana tahu nama anti? Hehe rahasia ukh'
'Maaf kalau sebelumnya ana lancang memberikan anti surat, maksud dari surat ini ana em mau mengatakan sesuatu dari dalam hati ana, jujur saat pertama ana melihat anti, hati ana menjadi berbunga-bunga. Ana uhibbuki fillah ukhti Aiza.'
Aiza menutup kembali suratnya, ia tak mampu membacanya sampai akhir. Karena ia tahu bahwa sahabatnya Khairunissa juga memiliki perasaan kepada Syarif. Aiza tak ingin jika persahabatannya hancur hanya karena seorang cowok.
Tok tok tok! Ketukan pintu kamar membuat Aiza kaget. Ia segera menyembunyikan suratnya didalam buku diarynya lalu membuka pintu kamar.
"Aiza kamu ngapain?" tanya Nissa pada Aiza.
Nampak mata Nissa sembab, sepertinya dia baru saja menangis.
"Aku gak ngapa-ngapain kok," ucap Aiza sembari mengikuti langkah Nissa.
"Kaki kamu kenapa za?" tanya Nissa sambil memperhatikan kaki Aiza.
"Tadi aku ga sengaja nginjak pecahan kaca," ucap Aiza.
"Ya allah kok bisa Aiza?"
"Hehe gak papah kok, eh sa Zahra dimana?" tanya Aiza.
"Dia ada diperpustakaan ayuk kita kesana," ajak Nissa.
Aiza mengangguk lalu mereka berdua ke perpustakaan sesampainya disana terlihatlah Zahra sedang berdua dengan Ustadz Zayyan.
"Assalamualaikum," ucap Nissa dan Aiza bersamaan.
"Waalaikumussalam," Zahra dan Zayyan berbalik ke arah Nissa dan Aiza.
"Ga baik loh berduaan ditempat sepi," ucap Nissa.
Ustadz Zayyan segera keluar dari perpustakaan tanpa pamit sedikit pun, sementara Zahra ia terdiam sambil membaca buku. Aiza bingung dengan sikap Zahra yang mendadak menjadi dingin.
"Zahra...," Aiza menyentuh tangan Zahra.
"Hm napa sih," tukas Zahra.
"Kamu kenapa Zahra?" tanya Aiza.
"Gak papah kok," ucap Zahra segera keluar perpustakaan meninggalkan Aiza dan Nissa.
Aiza menatap punggung Zahra sampai tak terlihat.
"Nissa zahra kenapa yah?" tanya Aiza pada Nissa.
"Ga tau ayuk keluar." ucap Nissa menarik tangan Aiza.

Cerbung Karangan: Putry Mira

Blog / Facebook: Putry Mira

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Cerbung Gadis Kesayangan Ustadz Part 04

Terkini

Iklan