Iklan

Iklan

Kisah Nabi Ismail AS Menemukan Sumber Air Zam-Zam

3/11/21, 23:52 WIB Last Updated 2021-03-21T13:15:53Z

            Ketika Nabi Ibrahim Alaihissalam hendak pergi Siti hajar mencoba menahan ia dan berkata Wahai Ibrahim kemana engkau hendak pergi Apakah engkau akan meninggalkan kami disini tanpa bekal untuk mencukupi kebutuhan kami nabi Ibrahim tidak menjawab dan tetap Beranjak Pergi 

ilustrasi


            Siti Hajar pun kembali bertanya apakah Allah yang memerintahkan mu melakukan hal ini Nabi Ibrahim pun menjawab Ya Allah lah yang mentah kan ku Siti Hajar pun kembali berkata kalau begitu Allah tidak akan membiarkan kami mendengar jawaban Siti Hajar 


            Nabi Ibrahim pun akhirnya pergi dari tempat itu setelah melewati sebuah bukit hingga tak terlihat oleh Siti Hajar dan anaknya Ismail Ia pun berbalik ia memandang ke arah Baitullah sembari berdoa meminta kepada Allah agar segala kebutuhan istri dan anaknya senantiasa tercukupi Nabi Ibrahim kemudian kembali ke negeri Syam untuk menemui istrinya Sarah atas perintah Allah di padang pasir yang tandus bernama Makkah 


            Siti Hajar kebingungan mencari sumber air untuk Ismail yang terus menangis karena kehausan maka berlarilah Siti Hajar kesana kemari tanpa arah tujuan berkali-kali ia pulang pergi antara Bukit Safa dan Marwah tetapi tidak didapatnya setetes air pun tiba-tiba Siti Hajar mendengar suara yang memerintahkan agar Ismail dilepaskan di sebuah tempat maka diletakkan lah Ismail di tempat sesuai perintah yang ia dengar dengan izin Allah Subhanahu Wa Ta'ala kaki bayi Ismail yang menghentak-hentak itu 

    

            Seketika muncul mata air dari dalam pasir dengan derasnya lalu Siti Hajar pun segera meminum sepuasnya dari sumber mata air itu dan Ismail pun berhenti menangis Tak lama kemudian mata air itu makin melimpah Jibril pun berkata kepada air itu Zamzam yang berarti perkumpulan maka dengan izin Allah semata air itu mengumpul sampai sekarang mata air itu tidak berhenti mengeluarkan air dan dapat kita kenal dengan sebutan air zam-zam 


            Peristiwa berlari-lari nya Siti Hajar antara Bukit Safa dan Marwah dalam mencari sumber air akhirnya dijadikan salah satu rukun haji yang dinamakan Sa'i para muslim yang menjalankan ibadah haji diwajibkan berlarian kecil sebanyak 7 Kali antara kedua tempat itu kemudian datanglah suatu rombongan kafilah Arab dan suku jurhum yang kebetulan sedang kehausan dan mencari-cari air sampai di Kota Mekah 


            Tiba-tiba Mereka melihat burung burung yang sedang berterbangan di atas suatu bukit mereka menduga pasti ada sumber air di tempat burung-burung itu dan ternyata dugaan mereka benar di tempat itu mereka dapati Siti Hajar dan putranya Ismail berada di tepi mata air yang jernih dan makmur maka orang-orang Arab itu menemui Siti Hajar dan mohon izin untuk mengambil air dari tempat itu 


            Siti Hajar mempersilahkan dan minumlah seluruh anggota kafilah itu dengan puas setelah Sekian lamanya kemudian Nabi Ibrahim datang ke Mekkah untuk menjenguk istri dan anaknya sesampainya disana terkejutlah beliau melihat mata air yang melimpah dan tenang di tempatnya juga di sekitarnya terdapat desa yang subur dan makmur beliau pun lega karena istri dan anaknya ternyata masih hidup sehat dan tercukupi 


              Siti Hajar lalu menceritakan semua kejadian yang pernah ia alami kepada suaminya mendengar itu Nabi Ibrahim kemudian memuji kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang telah mengabulkan doanya terdahulu agar istri dan anaknya itu serba di cukupi kebutuhan hidupnya demikianlah kisah Nabi Ismail dan ibunya Siti Hajar Dalam menemukan sumber mata air zam-zam maha suci Allah atas segala kebesaran dan kuasanya


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Kisah Nabi Ismail AS Menemukan Sumber Air Zam-Zam

Terkini

Iklan